Program NOAA bertujuan untuk memberikan masukan yang mencakup seluruh bumi
secara berkesinambungan untuk membantu dalam membuat prakiraan dan pemantauan
cuaca. Akan tetapi, oleh organisasi-organisasi yang terdapat diseluruh dunia, data primer
seringkali dimanfaatkan untuk aplikasi sumber daya alam lainnya. Termasuk pemetaan
distribusi hujan salju, pemantauan terhadap banjir, pemetaan vegetasi, analisa
kelembaban tanah secara regional, pemetaan distribusi bahan bakar yang menyebabkan
kebakaran liar (wildfire fuel mapping), pendeteksian kebakaran, pemantauan badai gurun
dan macam-macam aplikasi yang berkenaan dengan gejala geografis, misalnya gunung
api meletus.
Data yang diperlukan oleh FFPCP diambil dengan sensor AVHRR (Advanced Very High
Resolution Radiometer) yang terpasang di satelit seri NOAA sejak NOAA 6, sedangkan
pada saat ini hanya NOAA 12 dan 14 memberikan data yang dapat dipergunakan untuk
pemantauan vegetasi dan pendeteksian kebakaran. Data dari NOAA 15 dan 16 akan
ditambahkan, bila piranti lunak untuk pengolahan data pendeteksian kebakaran dan
pemantauan vegetasi telah tersedia.
-Untuk memulai menggunakan piranti lunak NOAA, dapat dilakukan dengan hal seperti
biasanya yaitu dengan mengklik tombol Start lalu pilih Programs dan pilih NOAA. Pada
menu NOAA ini mempunyai beberapa pilihan sub-menu yang salah satunya adalah orbit
plan.
-Menu orbit plan adalah menu yang berfungsi dalam melaksanakan rencana penangkapan
data satelit NOAA yang melintas pada suatu area. Rencana penangkapan data satelit ini
bisa dilakukan sampai beberapa hari kedepan dan rencana penagkapan tersebut akan
tersimpan pada menu orbit plan.
-Menu orbit plan terdiri dari beberapa sub-menu seperti Orbit, region, view dan Help.
Pada sub-menu orbit dapat dilakukan rencana penagkapan yang pertama (first), rencana
penangkapan selanjutnya (next) atau rencana penangkapan sebelumnya (previous) dan
menyimpan rencana penagkapan (save). Untuk mengaktipkan sub-menu ini, bisa juga
dilakukan dengan mengklik beberapa tombol seperti yang digambarkan pada gambar 2
dibagian bawah, atau dengan cara yang lain seperti menekan tuts pada keyboard secara
bersamaan misalnya Ctrl+F (first), Ctrl+N (next), Ctrl+P (previous) dan Ctrl+S (save).
-Sub-menu region adalah untuk menentukan luasan area yang akan dipantau, batasan area
pantauan digambarkan dengan dua garis kuning diantara sedangkan luasan area yang
dapat dipantau digambarkan dengan kotak yang berwarna merah seperti yang ditunjukkan
pada gambar 2 dibagian bawah. Untuk memperbesar area pemantauan bisa dilakukan
dengan menekan tuts pada keyboard seperti Ctrl + X (untuk memperbesar area kearahhorizontal atau sumbu X) dan Ctrl + Y (untuk memperbesar area kearah vertikal atau
sumbu Y).
-Sub-menu view adalah sub-menu yang menampilkan informasi tentang data satelit
tersebut, sedangkan sub-menu help adalah sub-menu yang menampilkan informasi yang
berkaitan dengan orbit plan.
=Pada menu help terdapat sub-menu yang digunakan untuk melihat umur dari data orbit
satelit yang digunakan. Umur dari data satelit yang digunakan akan berpengaruh pada
citra yang akan ditangkap, semakin baru data orbit yang digunakan akan memberikan
hasil yang baik sehingga akan lebih memudahkan dalam geokoreksi citra atau
memudahkan proses Map move. Umur dari data orbit satelit yang direkomendasikan
adalah kurang dari 14 hari atau sebelum dua minggu.
-Data orbit satelit atau dikenal dengan Two Line Element (TLE) dapat diperoleh secara
bebas dengan mengakses pada alamat situs internet. Adapun alamat untuk mendapatkan
data tersebut adalah sebagai berikut: http://celestrak.com/NORAD/elements/NOAA.txt
Dengan niat Ikhlas dan Hati yang bersih Bersama menggapai Mardhotillah !
Categories
- Science (4)
Blog Archive
Label: Science
Stasiun Bumi NOAA adalah sistem stasiun bumi satelit polar untuk keperluan akuisisi, pengarsipan, dan pengolahan data NOAA. NOAA aadlah seri satelit meteorologi polar yang memiliki sejarah operasional sangat panjang. Pada tahun-tahun mendatang, operasi misi NOAA akan diteruskan oleh satelit polar Eropa MetOp yang akan didukung dengan perangkat lunak pengolah data yang terbakukan secara internasional yang dinamakan AAPP.
Negara kita juga termasuk negara yang memanfaatkan fasilitas citra satelit Noa ini, sebagaimana pengembangan sistem penerima NOAA di Lapan telah memasukkan skema perubahan tersebut dengan menyesuaikan format produk data baku yang dihasilkannya kepada format data input yang dapat diterima oleh AAPP
Pengembangan stasiun bumi penerima data NOAA/METOP dikembangkan tahun 2007 dengan komponen :
Sistem antena Dundee (ΓΈ 2.4 m disk antena, antena control unit, GPS, S/W orbit predicts, antena control)
1. Feeder L band, LNA Down Converter (Quorum)
2. Receiver (Quorum)
3. Komputer Ingest (S/W Ingest pengembangan sendiri)
4. Server (S/W opencource pengolahan data cygwin)
NOAA atau National Oceanic And Admospheric Administration.
perintisan awal NOAA dilakukan pada sekitar tahun 1807 yang mana pada kala itu NOAA sendiri masih berupa sebuah riset dari scientific agency arctic and ocean USA. yang mempunyai visi:
-sebagai kumpulan informasi yang memakai pendekatan menyeluruh dari semua aspek teknologi untuk lebih mengetahui bentuk lautan, daratan, permukaan bumi dan atmosfir yang terletak pada ekosistem ini supaya bisa menciptakan pengambilan keputusan yang tepat baik dari segi ekonomi dan lainnya.
sedangkan misi dari NOAA adalah sebagai berikut:
-untuk memprediksi dan mengetahui perubahan lingkungan (earth's environment) dan mengatur kepentingan-kepentingan yang akan bersinggungan dengan bentuk geografis dan atmosfir bumi supaya lebih baik.
Label: Science

